‼️ Dokumentasi merupakan hasil web transcribe otomatis dari video konferensi pers‼️
Setelah mengunggah pernyataan peringatan di WEIBO melalui akun WEIBO 腾讯视频 WeTV (Tencent Video WeTV), pada tanggal 13 Maret lalu. Akhirnya pihak WeTV Thailand (Headliner Thailand), juga mengunggah pernyataan serupa, mengenai proses hukum untuk Aktor Smart Chisanupong dan agensinya Grand Ivory Record (GIR), di berbagai yurisdiksi, termasuk Beijing dan Guangzhou di Tiongkok serta yurisdiksi relevan lainnya, melalui akun media sosial Instagram dan X (Twitter), pada Selasa (17/03). Laporan tersebut telah diterima secara resmi oleh pengadilan, dan pihaknya akan mengikuti proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Akhirnya pihak Smart dan agensinya merespon surat peringatan tersebut, melalui sebuah konferensi pers di lantai 2 MINIZIZE DANCE STUDIO, di hari yang sama, serta didampingi oleh dua eksekutif GIR, yakni Phiriya Yothinphrakorn dan Phran Yothadechacho.
Dalam wawancara tersebut, Smart memberikan beberapa klarifikasi mengenai perselisihan dan dugaan pelanggaran kontrak tersebut. Poin pertama, Smart menjelaskan tidak adanya simpati dan empati dari pihak WeTV ketika dirinya keracunan makanan hingga pingsan. Pihak WeTV memaksanya untuk menandatangani surat peringatan dan menuntut Smart untuk mengganti rugi seluruh biaya hari itu jika ia sakit lagi, sehingga Smart merasa seperti dijadikan mesin pencetak uang.

Kemudian Smart mengatakan, bahwa pihak WeTV telah menyalahgunakan wewenang yang dimiliki dengan berusaha melarang agensi GIR untuk mendampingi Smart sejak awal workshop serta mencoba memutus komunikasi antara Smart dan agensi, agar bisa mengontrol Smart sepenuhnya. Hal itu membuat Smart kecewa, karena pihak WeTV membuat pengumuman seakan mereka yang telah membentuknya sejak awal. Padahal Smart telah bergabung dengan GIR sejak tahun 2020.

Selanjutnya, Smart mengaku memang pihak agensi GIR yang pertama kali mengirim surat pemutusan kontrak karena pihak WeTV berkali-kali melanggar kesepakatan. Meskipun pihak WeTV mengumumkan telah melayangkan gugatan, namun sampai konferensi pers itu dilaksanakan, pihak Smart dan GIR belum menerima dokumen hukum apapun.
Ia juga mengakui, bahwa perusahaan merasa dirugikan karena banyak klien yang akhirnya mundur karena permasalahan tersebut, namun Smart tidak ingin menyerah karena masih adanya dukungan dari yang lain.

.
Terakhir Smart mengakui tidak pernah memiliki masalah pribadi dengan mantan partner kerjanya, Boom Raveewit. Perpisahan tersebut terjadi murni karena lingkungan kerja yang tidak lagi sehat. Smart juga meminta maaf kepada para penggemar.
.
Smart mengaku semangatnya sempat turun karena konflik tersebut, namun ia bertahan. Untuk itu, Smart tidak akan mundur dari dunia hiburan. Smart mengatakan, bahwa ia akan fokus untuk berkarier solo untuk saat ini. Ia juga berterima kasih atas seluruh dukungan yang diberikan oleh orang-orang yang masih mendukungnya.
.