Kejadian kurang menyenangkan baru saja dialami oleh Marc Natarit, saat bermain dalam pertandingan basket ‘3Fight3 Basket Boy Season 2 : MATCH 9’, pada Minggu (29/03), yang berlangsung di Workpoint Stadium, Thailand. Pertandingan ini juga disiarkan secara langsung melalui saluran Workpoint 23.

Diketahui Marc yang berasal dari Black Team mengalami cedera cukup serius di bagian wajahnya, karena tidak sengaja terkena sikutan dari Neo Trai yang berasal dari White Team. Atas kejadian tersebut, keadaan sempat tidak kondusif karena pelatih dari Black Team, yang biasa dipanggil P’Greang terlihat emosi dan marah kepada wasit yang sama sekali tidak menyatakan pelanggaran ataupun menghentikan pertandingan saat Marc tersungkur. Ia marah terhadap respon wasit yang dinilai lambat, namun wasit tersebut malah berteriak balik ke arah pelatih.

Namun bukan hanya itu yang menjadi sorotan publik, pasalnya salah satu pemain senior dari Black Team bernama P’Louis terlihat emosi dan terus mengkonfrontasi Neo. Sontak sikap emosional itu menciptakan kritik dari publik.

Dikarenakan kejadian tersebut, Marc harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan dokter. Ia sempat membuat cuitan, “Aku sudah sampai di rumah sakit. Jangan khawatir, aku sudah ditangani dokter.”

Tak hanya itu, Neo juga membagikan ulang cuitan Marc dan menuliskan, “Mengenai kejadian hari ini, aku sudah menelepon dan berbicara dengan Marc. Aku sendiri merasa tidak enak karena telah membuat temanku terluka. Aku tidak ingin hal seperti ini terjadi karena Marc adalah temanku. Pada saat kejadian itu, aku benar-benar tidak sadar kalau aku telah membuatnya terluka. Aku baru merasakan sakit di siku setelah pertandingan selesai. Aku benar-benar minta maaf, kawan 🙏 #3Fight3BasketBoySS2.”

Kejadian ini mendapatkan beragam respon dari para penggemar, mereka berharap tidak akan ada yang menghakimi Neo maupun sebaliknya, karena kecelakaan dan cedera yang tanpa sengaja sangat wajar terjadi dalam olahraga yang melibatkan kontak fisik, seperti basket. Dukungan juga terus berdatangan untuk keduanya.