Sebelumnya pada tanggal 6 Agustus lalu, pihak White Music Records yang menaungi penyanyi Peck Palitchoke memberikan pengumuman mengenai kondisi terbarunya. Pihaknya menyatakan, bahwa Peck sudah sadar namun masih mengalami sakit kepala karena memar, akibat benturan keras. Hasil CT scan juga menunjukkan, bahwa kondisi Peck aman. Luka di dagunya juga sudah mendapatkan tindakan operasi, sedangkan area bahunya masih sangat bengkak dan lengannya tidak dapat digerakkan sepenuhnya. Pihak Rumah sakit masih melarang kunjungan pasien dan memungkinkan pasien pulih sepenuhnya sesuai perawatan.
Setelah membuat publik menunggu hingga kesehatannya membaik, akhirnya pada Kamis (08/08), penyanyi Peck Palitchoke buka suara mengenai insiden penganiayaan yang menimpanya, serta dugaan dirinya yang mabuk hingga membuat keributan di ruang publik.

Dalam video tersebut Peck mengakui, bahwa dirinya sangat mabuk berat karena minum berlebihan, hingga membuatnya kehilangan kendali. Ia meminta maaf kepada sopir taksi karena telah membuat takut, ia juga meminta maaf kepada pengemudi mobil pick up putih yang terganggu dan ketakutan karena tindakannya. Peck juga mengaku, bahwa ia tidak bermaksud membuat semua orang kecewa.
Tak ketinggalan Peck juga meminta maaf kepada pria yang memakai helm dan berkelahi dengannya, yang merupakan pelaku pembawa senjata tajam. Ia meminta maaf jika dirinya tanpa sengaja telah menyinggung pria tersebut. Peck mengakui telah lebih dulu menyerang dan mungkin melukai pria tersebut secara fisik, dan berakhir keduanya berkelahi hingga sama-sama terluka.
Peck juga mengungkapkan, bahwa ia tidak akan lari dari tanggung jawab. Ia akan berusaha sebaik mungkin untuk meminta maaf kepada semua orang, serta berjanji untuk bertemu langsung dengan semua orang yang bersangkutan. Peck mengaku, ia telah menanggung akibatnya dan meminta izin untuk menebus kesalahannya.
Video permintaan maaf dari Peck tersebut tentu saja disambut baik oleh publik. Mereka berharap kondisi Peck semakin membaik dan permasalahan tersebut bisa cepat terselesaikan.