Bagi para idola, kehadiran dan dukungan dari para penggemar merupakan aspek penting dalam perjalanan kariernya. Maka dari itu, mereka selalu ingin para penggemarnya mendapatkan perlakuan yang terbaik pada setiap kesempatan. Namun ada saja ulah oknum pihak ketiga yang bisa merusak beberapa momen tersebut, seperti yang baru-baru terjadi pada Aktris di bawah naungan Channel 3 Thailand, yakni Orm Kornnaphat.

Diketahui kejadian tidak menyenangkan ini diawali dengan Orm yang menyelenggarakan acara Fansign, di Changsha, China dengan tajuk ‘ORM FULL MOON Fan Signing Event’, pada tanggal 20 Agustus. Namun diketahui pihak penyelenggara telah melakukan banyak kecurangan, seperti menjual tiket tambahan secara ilegal melalui calo untuk tanda tangan dan foto, melebihi dari slot yang diumumkan sebelumnya, sehingga membuat Orm harus bekerja sampai 8 jam secara non-stop. Pihak penyelenggara juga mengintimidasi dan mengeksploitasi Orm. Akibat dari kejadian itu, banyak penggemar yang terlanjur membeli tiket, namun tidak bisa menerima benefit sebagaimana mestinya karena acara tidak selesai.

Melihat hal itu, penggemar juga menuntut pengembalian uang dan melaporkannya pada polisi. Namun diketahui pihak penyelenggara telah kabur saat polisi datang. Sedangkan Orm yang pada tanggal 19 Agustus sempat menghadiri acara ‘THE ACADEMIC EXCHANGE CONFERENCE SRINAKHARINWIROT UNIVERSITY (SWU)’, di Changsha, menyadari jika situasi semakin tidak kondusif. Jadi ia menghubungi pihak SWU untuk meminta bantuan, agar menjemputnya secara pribadi dan mengantarnya ke hotel dengan aman. Para penggemar juga mengucapkan terima kasih kepada Dekan Fakultas Inovasi Komunikasi Sosial dari SWU, yakni Asst. Prof. Dr. Porawan Pattayanon atas tindakan cepatnya untuk menyelamatkan Orm.

Merasa bersalah pada para penggemar yang harus menunggu lama, tentu saja itu menjadi pukulan berat bagi Orm. Dirinya dan Sang Ibu terlihat menangis dan berulang kali meminta maaf pada penggemar, namun para penggemar terus meneriakkan dukungan dan mengatakan, bahwa itu semua bukan kesalahan Orm.

Selain itu, para penggemar juga menaikkan Tagar #CH3TreatORMBetter, yang akhirnya menjadi trending topik di laman X (Twitter). Mereka menyuarakan kekecewaan pada pihak Channel 3 Thailand, yang dinilai gagal menjaga Artisnya dalam kejadian ini. Apalagi diketahui pula, bahwa penyelenggara dalam acara tersebut adalah ‘河南壹零玖文化传媒有限公司 (Henan 109 Culture Media Co., Ltd.)’, yang merupakan perusahaan baru dan sebelumnya pernah bermasalah pada bulan Januari lalu, dengan kasus serupa. Basis penggemar asal China juga telah memberikan peringatan pada pihak Channel 3 Thailand, namun diabaikan.


.
.
Akhirnya pada Kamis (21/08), Channel 3 Thailand memberikan pernyataan resminya. Pihaknya menyatakan, bahwa perusahaan telah menunjuk Totsatis Media Co., Ltd. sebagai penyelenggara resmi dari Thailand. Mereka mendapati, bahwa penyelenggara tidak mematuhi ketentuan kontrak. Pihaknya juga akan melakukan investigasi menyeluruh dan meminta penyelenggara untuk memberikan klarifikasi terkait masalah yang terjadi.


Menyusul pernyataan dari pihak Channel 3 Thailand, pihak Totsatis Media juga memberikan pernyataan resminya, bahwa pihaknya meminta maaf atas insiden yang terjadi dan akan mengambil tindakan hukum. Pihaknya mengaku sebagai koordinator penyelenggara dan tidak berafiliasi dengan penyelenggara asal China tersebut.