Beberapa waktu lalu Saint Suppapong akhirnya mengungkapkan mengenai alasannya mundur dari jabatan CEO agensi Idol Factory Thailand. Ia menyatakan, bahwa prinsip dan niat dalam membangun perusahaan tidak lagi selaras dengan visinya sejak awal, sehingga ia memilih mundur. Namun yang paling mengejutkan adalah pengakuan Saint, bahwa ia telah memercayai orang yang salah dan berdampak pada tabungan seumur hidupnya. Hal itu pula yang membuat Saint akan berjuang kembali dari titik nol. Saat ini ia akan mengerjakan pekerjaan apapun yang ia bisa, seperti menjadi MC, pembawa acara atau apapun.

Setelah pernyataan Saint tersebut, penggemar mulai berspekulasi mengenai siapa sosok yang telah dipercayai oleh Saint, karena dia tidak pernah menyebut nama. Lalu banyak yang mulai menduga, bahwa orang tersebut adalah CEO baru Idol Factory Thailand Kachen Sodpho (Chen), yang dulu juga merupakan manajer Saint. Dugaan tersebut akhirnya menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar Idol Factory.

Akhirnya pada Senin (24/11), melalui cerita Instagram Chen buka suara. Ia menuliskan, “Saat perusahaan sukses, saat mempunyai reputasi, kita tetap bersama. Namun sekarang setelah bangkrut, kamu mengundurkan diri, dan tiba-tiba mengklaim tidak tahu apa pun tentang apa yang terjadi. Para aktor, karyawan, dan supplier sudah menangis bersama. Hanya aku yang masih di sini bersama mereka. Itu menyakitkan. Rasanya aku sudah tak tahan lagi, tapi aku tetap harus bertahan karena ada orang-orang yang menungguku untuk menangani semuanya dan bertanggung jawab. Aku hanya ingin semua orang tahu dari sisiku. Aku memilih diam selama ini karena tidak ingin memperburuk keadaan, tapi beberapa kata yang kalian ucapkan sekarang sudah melewati batas. Jika kalian menganggap aku salah, aku siap menghadapi proses hukum karena aku tidak pernah ‘kabur’ dari kebenaran.”
Diketahui pernyataan Chen tersebut kembali menuai pro dan kontra.