Beberapa waktu lalu, dua Aktor di bawah manajemen GMMTV, yakni Pond Naravit dan Phuwin Tangsakyuen mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari oknum pemilik akun TikTok ‘Phuwintang302’. Oknum tersebut menguntit dan mengambil video saat Pond dan Phuwin pergi ke kamar mandi. Tentu saja tindakan tersebut membuat geram penggemar dan meminta GMMTV segera mengambil tindakan tegas.

Awalnya pada tanggal 4 April, pihak GMMTV telah mengeluarkan sebuah peringatan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengajukan laporan dan menempuh jalur hukum terhadap oknum tersebut.
Tindakan tersebut dinilai melanggar hak pribadi dan privasi artis, apalagi telah diunggah di platform TikTok dengan caption berbau pelecehan seksual, sehingga secara langsung melanggar hak-hak artis kami dan telah menyebabkan kerusakan reputasi mereka.

Akhirnya pada Jum’at (10/04), GMMTV kembali menginformasikan, bahwa perusahaan bekerja sama dengan petugas dari Kantor Polisi Thonglor, telah mengidentifikasi identitas pelaku. Pihaknya telah meminta tindakan hukum penuh dari pihak berwenang. Lalu pelaku telah mengakui perbuatannya dan secara sukarela memberikan video permintaan maaf kepada Pond-Phuwin. GMMTV juga memperingatkan siapa pun, bahwa setiap insiden serupa di masa mendatang akan ditindaklanjuti dengan tindakan hukum penuh.

Terakhir pihak GMMTV kembali mengunggah informasi, bahwa pelaku utama yang merekam sejak awal telah berhasil ditangkap. Penangkapan ini dilakukan berdasarkan berbagai bukti yang secara meyakinkan mengidentifikasi pelaku, yang kini telah mengakui perbuatannya sesuai dengan bukti dan rekaman CCTV. Rekaman asli telah dihapus dari akun TikTok pelaku, dan proses hukum saat ini sedang berjalan.

Adapun untuk pengguna akun ‘Phuwintang302’, pihak berwenang sedang aktif mengejar pelaku yang memegang akun tersebut, bersama dengan akun ‘Phuwintang172’, yang masih mengedit dan mengunggah ulang rekaman aslinya di media sosial. Perusahaan dengan ini memperingatkan kedua pemegang akun tersebut untuk segera menghentikan semua tindakan tersebut.