Pada Senin (03/08), Tong Thanayut sempat mengunggah tulisan singkat di laman X (Twitter) miliknya. Unggahan tersebut langsung menjadi sorotan karena Tong berani mengkritik terkait sistem kontrak yang terjadi di industri BL ataupun GL. Tong menuliskan, “Agensi atau perusahaan manajemen modern ada yang sangat kejam dan berlebihan. Umumnya, mereka memotong 70% dari penghasilan artis, dengan 30% diberikan kepada agensi untuk biaya manajemen.”

Lebih lanjut, Tong menuliskan jika ada beberapa artis dari genre Boys Love (BL) ataupun Girls Love (GL) berkonsultasi dengan dirinya tentang agensi yang memotong 50%, 80% namun yang terburuk adalah pembagian 90%, yang mana sang artis hanya mendapat 10% saja. Tong menyebutkan jika hal tersebut sangat keterlaluan, apalagi untuk seorang artis yang sudah populer.
Selain mengungkap terkait pembagian hasil yang timpang, menurut Tong, beberapa agensi masih sering memotong biaya lain seperti tata rias wajah, penataan rambut, penataan gaya hingga kebutuhan kerja lainnya dari pendapatan langsung artis. Tentu saja, hal tersebut sangat kejam apalagi jika hal itu berlaku untuk artis yang baru bergabung.
Terakhir, Tong berharap adanya standar kerja yang lebih adil dan transparan sehingga bisa melindungi hak para artis yang berada dalam naungan agensi manapun. Tong juga mengingatkan agar selalu mengecek kontrak dengan cermat sebelum bergabung dalam sebuah agensi.
Source
@/tongthk