Kasus dugaan pelecehan dan penipuan yang dilakukan oleh Aktor Shell Thakrit @shell_thakrit pada beberapa korban wanita, sebelumnya cukup membuat publik geram. Apalagi muncul informasi, bahwa pihak perusahaan, yakni Copy A Bangkok turut menutupi kasus tersebut dengan mengancam para korban, untuk mempertahankan nama baik Sang Aktor.

Akhirnya pada Selasa (17/06), melalui media sosial Copy A Bangkok memberikan pernyataan resminya. Dalam pengumuman tersebut pihaknya menuliskan, bahwa perusahaan tidak tinggal diam terhadap kasus yang terjadi dan terus memantau perkembangan situasi. Sebagai langkah selanjutnya, pihak Copy A Bangkok dan Shell telah berdiskusi dan sepakat untuk mengakhiri kontrak Sang Aktor secara efektif mulai tanggal itu. Pihak perusahaan berharap Shell bisa menyelesaikan seluruh masalahnya.

Sebelum pernyataan itu dikeluarkan, acara televisi ‘Hone Krasae’ berhasil menghadirkan dua wanita yang diduga merupakan korban dari Shell. Dalam wawancara bersama dengan pembawa acara Num Kanchai, salah satunya mengaku, bahwa Shell tidak pernah mau menggunakan pengaman saat berhubungan intim. Shell akan mengatakan, jika dirinya hanya memiliki mereka dan selalu dalam keadaan sehat, karena dirinya adalah Aktor nomor satu di agensinya dan diharuskan melakukan pemeriksaan rutin 3 bulan sekali.

Korban mengaku mempercayainya karena Shell selalu bertindak, jika dirinya adalah pria yang romantis dan setia. Bahkan salah satunya dibujuk untuk membelikan Shell sebuah kondominium. Namun keadaan berubah ketika mereka mulai mengetahui fakta, bahwa Shell telah memiliki kekasih yang telah berjalan dua tahun. Ditambah wanita yang merupakan teman kekasihnya tengah hamil anak Shell dan malah diperintah untuk melakukan ab*rsi. Shell memberikan sejumlah uang dan tidak bertanggung jawab apapun setelahnya.

Tentu saja pernyataan resmi yang diberikan Copy A Bangkok merupakan salah satu langkah, untuk meredam emosi publik. Namun publik tetap berharap Shell bisa dihukum menggunakan ketentuan yang berlaku.