Pasca insiden ‘International Novel Festival 2026’ sempat beredar video yang menunjukkan Mark Jiruntanin diikuti oleh seseorang di dalam lift Gedung GMM Grammy Place, bahkan perekam sengaja menunda menekan tombol lift demi terus merekam sang artis. Hal tersebut bahkan menyebabkan Mark sempat menghilang dari media sosial dengan menonaktifkan akun Instagram miliknya dan mengubah akun X (Twitter) menjadi privat.

Menanggapi pelanggaran privasi terhadap Mark Jiruntanin, pada Selasa (28/07), GMMTV langsung mengambil tindakan tegas dengan melaporkan pelaku ke pihak kepolisian dan mengambil langkah hukum terhadap oknum tersebut. Dalam unggahannya, GMMTV mengungkapkan kejadian tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan tentang privasi dan keselamatan aktor sebagaimana telah dibuktikan oleh gambar dan video yang sempat beredar di media sosial.
GMMTV juga telah meninjau rekaman CCTV di gedung dan mengumpulkan informasi serta bukti yang relevan untuk identifikasi pelaku. Saat ini, perusahaan telah mengajukan laporan ke kepolisian dan menyerahkan rekaman serta bukti-bukti terkait terhadap pihak berwenang serta akan terus memantau perkembangannya.

Dikarenakan masalah sudah masuk dalam proses hukum, GMMTV berhak merahasiakan beberapa detail yang dapat mempengaruhi penyelidikan. Perusahaan meminta kerjasama untuk semua pihak agar tidak membocorkan informasi pribadi pihak-pihak yang terlibat dan tidak melakukan apapun yang dapat melanggar ataupun mempengaruhi proses hukum.
Terakhir, GMMTV menempatkan prioritas tertinggi pada keselamatan dan privasi artis serta tidak mentolerir tindakan apapun yang melanggar hak-hak artis. Tindakan hukum akan diambil sesuai dengan hukum yang berlaku dalam kasus hukum tersebut.