Kasus yang dialami oleh Siranudh Psi Scott atau dikenal sebagai Sai Scott, seorang aktivis ternama di Thailand sekaligus salah satu pewaris bisnis bir Singha (Boon Rawd Brewery), masih terus bergulir. Setelah video pengakuan dari Psi yang mengungkapkan trauma masa kecilnya, karena mendapatkan pelecehan dari orang-orang terdekat, terutama Kakaknya sendiri, yakni Pi Scott, yang merupakan suami dari Artis senior Wj Mild Lapassalan. Lalu pengabaian dari keluarga intinya sendiri, isu tentang harta warisan, sampai bantahan dari pihak Sang Kakak, hingga membuat Psi nekat mengunggah bukti rekaman percakapannya dengan Pi, dan membuat Pi yang sempat memberikan bantahan memilih menghapus akun Instagramnya.

Tentu saja hal itu membuat gelombang dukungan terus bergulir untuk Psi, bukan hanya dari masyarakat Thailand, namun juga dari dunia Internasional. Mereka akan terus mengawal kasus ini, hingga Psi bisa mendapatkan keadilan.

Akhirnya pada Jum’at (15/05), salah satu media Thailand ‘APOP Today’, mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Psi secara langsung.

Saat ditanya bagaimana perasaannya, Psi mengaku seperti merasa berada di tengah badai besar. Sejak berani bersuara, Psi tidak menyangka bahwa ia merasa seperti mendapatkan kembali sebagian dari dirinya sendiri yang sempat hilang. Saat dunia yang ia kenal sebagai keluarga terasa seperti runtuh, kini Psi merasa bisa mendapatkan dirinya kembali. Ia merasa luar biasa kepada orang-orang yang berani berbicara dan memberikan dukungan. Ia merasa tidak berdiri sendirian, ada banyak orang yang keluar dan menghadapi hal serupa.

Lalu saat ditanya bagaimana responnya tentang para Artis yang sempat meminta maaf setelah rekaman tersebar. Psi mengatakan, ia tidak menyalahkan siapa pun, karena ia menganggap mereka pasti tidak pernah menduga, jika hal seperti ini bisa terjadi pada seorang anak. Psi mengaku hanya melihat orang-orang yang mendukung dirinya sejak awal. Para senior yang pernah bekerja dengannya telah mengirimkan kata-kata penyemangat. Mengenai Mild, Psi menyayangkan mengapa dibanding membahas tentang perlakuan suaminya di masa lalu, Mild malah membahas perihal rumah yang sebenarnya bukan menjadi urusannya.

Para senior yang pernah bekerja dengannya telah mengirimkan kata-kata penyemangat, dan ia senang akan hal itu. Ia juga berterima kasih karena media asing mau membagikan berita tersebut, agar publik mengetahui, bahwa keamanan anak dalam keluarga adalah hal yang sangat penting.
.
Psi mengaku, rasa terima kasihnya tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Hanya ingin mengatakan, bahwa anak itu (dirinya) kini memiliki semangat untuk terus melangkah. Ia juga mengatakan, saat ini masalah warisan masih belum bisa dibicarakan, karena itu mencatut proses hukum di pengadilan.
.
Terakhir mengenai Sang Ayah, yang akhirnya menghubungi kembali. Psi mengatakan, bahwa Ayahnya sudah mengetahui tentang ini sejak 4 tahun yang lalu, tapi tidak melakukan apa-apa. Psi mengaku, saat dirinya tidak punya rumah, Sang Ayah tidak menghubunginya sama sekali dan baru muncul saat ia sudah terkenal, lalu menghilang, dan sekarang kembali muncul.
.
“Tidak ada kata maaf, tidak ada pemberian semangat. Aku sudah tidak butuh Ayah lagi,” ungkap Psi. Pihak Ibunya juga tidak menghubunginya sama sekali sejak kasus mencuat. Psi mengungkapkan, semua akan berakhir dengan keadilan yang akan dibicarakan nantinya dan ia tidak akan menuntut orang yang menyinggung atau menggunakan kekerasan terhadap dirinya.
.
.
Source:
APOP TODAY
TifFany_9member