Sebelumnya beredar kabar, bahwa produksi serial Boys Love yang dibintangi oleh Jeff Satur dan Barcode Tinnasit ‘WUJU BAKERY’, yang sempat terhenti selama hampir 3 tahun akan dilanjutkan dan dialihkan dari Hanyang International Studio pada perusahaan baru CINEMA UPRIGHT, serta diubah menjadi ‘WOOJU BAKERY’. Namun pada akhirnya, pihak agensi milik Jeff selaku pemegang hak produksi utama, yakni Studio On Saturn membantah informasi tersebut.

Belum selesai rasa bingung penggemar, pada tanggal 31 Maret lalu, salah satu platform layanan streaming video premium asal Korea Selatan, yakni WAVVE OFFICIAL secara mengejutkan mengunggah poster ‘WOOJU BAKERY’ dan mengumumkan, bahwa serial tersebut akan tayang pada tanggal 10 April 2026. Tentu saja hal itu menimbulkan simpang siur di kalangan penggemar, beberapa dari mereka percaya dengan pengumuman tersebut karena WAVVE adalah platform resmi. Namun tidak sedikit yang merasa ragu, karena pihak Studio On Saturn maupun pihak Aktor tidak memberikan pemberitahuan apapun.

Kemudian pada tanggal 7 April, pihak WAVVE menjadwalkan ulang penayangan serial tersebut, menjadi tanggal 20 April 2026, yang membuat kabar semakin tidak menentu.

Akhirnya pada Jum’at (17/04), melalui media sosial Studio On Saturn memberikan klarifikasinya. Pihaknya menyatakan, bahwa para Aktor memang telah menyelesaikan syuting sejak 2023 lalu, namun hingga kini tidak ada perjanjian tertulis yang sah mengenai perilisan, distribusi, dan promosi serial tersebut. Pihak studio juga mengungkapkan, bahwa serial ini dirilis tanpa persetujuan, bahkan mereka tidak pernah diberi kesempatan untuk meninjau hasil akhir dari keseluruhan video.

Poin paling mengejutkan adalah para Artis terkait belum menerima pembayaran apapun atas keterlibatannya dalam proyek serial tersebut. Namun sayangnya negosiasi pada Maret 2026 tidak membuahkan hasil, sehingga pihak Studio On Saturn resmi mengambil langkah hukum untuk melindungi hak-hak Artis mereka. Untuk itu, pihak studio menegaskan mereka tidak mendukung perilisan atau promosi serial ini selama proses hukum masih berlangsung.