Kasus pelecehan seksual yang dialami oleh Model dan Aktris berdarah Thailand-China-Jerman Christine Gulasatree, kini telah menemui titik terang. Sebelumnya Christine mengaku telah menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang relawan penyelamat (resquer), saat berada dalam keadaan darurat medis dan harus dibawa ke rumah sakit.

Setelah melaporkan kejadian tersebut ke polisi, akhirnya pada Rabu (01/04), Christine dipanggil untuk dimintai keterangan, bersamaan dengan penyidik yang tengah mengumpulkan bukti. Pemeriksaan awal, menunjukkan ada 2 tim relawan. Pertama dari Bang Na, sedangkan yang lain adalah petugas lokal dari daerah tersebut.
Hasilnya Christine mengaku, bahwa hal itu terjadi pada tanggal 31 Maret, pukul 03.00 dini hari. Ia mengalami serangan panik dan alerginya kambuh, sehingga sulit bernapas dan tubuhnya tidak bisa bergerak, namun ia sadar sepenuhnya. Teman Christine menelepon layanan resquer untuk menjemputnya di kondominium. lalu pelaku yang ternyata mantan resquer, datang mengaku-ngaku masih bekerja di instansi tersebut. Dalam rekaman cctv, ia datang dengan pakaian serba hitam tanpa peralatan medis darurat. Ia lalu diantar oleh satpam untuk masuk ke kamar Christine. Setelah teman Christine datang, satpam harus turun untuk pemindaian wajah.

Pada momen itu lah pelaku melancarkan aksinya. Ia berpura-pura menggendong Christine, namun kembali masuk ke dalam kamar. Ia menyingkap baju dan celana Christine, lalu meraba dadanya yang kebetulan tidak memakai bra. Christine terkejut, namun tidak bisa melawan. Ia berpura-pura tidur dan menyadari pelaku mengambil gambarnya menggunakan ponsel. Ia tidak berani melawan karena takut pelaku bertindak lebih jauh (memb*nuh). Saat terdengar suara lift, pelaku bergegas membenahi pakaian Christine, menutupi tubuhnya dengan selimut dan berpura-pura melakukan CPR. Ia juga mengaku, masih bisa mengingat nama satpam dan wajah pelaku, meskipun dalam kondisi setengah sadar. Atas hal ini, Dokter melarang Christine mandi agar bukti tetap terjaga. Baju yang dikenakannya juga telah diminta sebagai bukti.
Sayangnya, saat itu ada pihak yang malah menyalahkan Christine karena tidak memakai bra. Bahkan menganggap Christine berbohong, karena menganggap mana mungkin ia bisa tahu jika sedang dilecehkan, sedangkan ia tidak sadarkan diri.

.
Akhirnya pada Kamis (02/04), pelaku yang bernama Nikorn berhasil dipanggil dan ditangkap. Sebelumnya beredar kabar, bahwa pelaku sering melakukan hal itu dan sering mengambil rekaman asusila bersama mantan kekasihnya dulu.
.
Dalam keterangannya, pelaku mengakui perbuatannya karena dorongan sesaat. Ia ingin meminta maaf secara tulus pada Christine dan melakukan penebusan dosa. Ia mengaku tidak berniat menyebarkannya, ia menghapus semua foto yang ia ambil ketika tahu Christine adalah orang terkenal dan mulai melapor ke polisi. Pelaku mengaku kejadian itu hanya berlangsung selama 1 menit dan mengaku, bahwa ia bukan penyusup di instansi, ia sudah menjadi resquer sejak lama, namun sudah tidak aktif lagi. Selama ini ia bekerja dengan niat sukarela dan belum pernah melakukan tindakan seperti itu sebelumnya. Ia juga membantah kabar yang beredar sebelumnya.
.
Dalam hal ini, publik menyayangkan media yang terus menyamarkan wajah pelaku, sedangkan menunjukkan wajah Christine secara terang-terangan. Christine juga sempat menuliskan rasa terima kasih melalui cerita Instagram, untuk semua orang yang telah mendukungnya.
.